Disini aku terdiam menunggu hal yang mustahil dalam kesunyian dan kesendirianku. Tersakiti oleh hal yang akan membuat bahagia. Mungkin dengan kebahagiaan yang baru kesedihan masalalu akan hilang. Andai kita bisa saling melengkapi, semuanya akan terasa sangat indah. kokohnya dinding hatiku yang selalu bersabar akhirnya hancur juga. Hancur karena debu - debu kebohongan yang keluar dari mulut yang berlidah kapas. Waktu yang telah terlewatkan adalah kenangan. Kenangan yang tidak dapat terulang lagi. Indahnya hidup penuh perjuangan. Yang aku butuhkan saat ini adalah berjuang untuk bangkit dari keterpurukkan di masalaluku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar